Rabu, 06 Maret 2013

Kiat/Tips Praktis Ibadah Umrah

Ibadah umrah adalah ibadah idaman yang menuntut kesiapan fisik dan mental, teknis dan nonteknis. Tapi insya Allah ibadah ini akan dimudahkan Allah karena kita adalah tamu-Nya. Kalaupun ada kesulitan di dalamnya maka yakinlah bahwa ada hikmah di baliknya.

Di sini saya ingin berbagi sedikit tips berdasarkan pengalaman pribadi.


Di Indonesia

  • Sebaiknya mendaftar di biro perjalanan/travel agent yang sudah mapan dan berpengalaman. Bonafid dan track recordnya oke pokoknya. Mereka biasanya sudah memiliki hubungan yang baik dengan Kedubes Saudi Arabia (menyangkut visa), akomodasi, transportasi dan konsumsi. Catering biasanya menyediakan makanan nusantara, tak ada salahnya ditanyakan kembali kepada travel agent.
  • Pastikan sudah memiliki paspor yang dengan nama anda yang tercantum sebanyak 3 nama (nama depan, tengah dan belakang). Bila nama anda kurang dari 3 maka bisa ditambahkan nama ayah sampai kakek. Misalnya nama anda hanya Ahmad, nama ayah Bukhari dan nama kakek Muslim, maka nama yang tercantum di paspor adalah AHMAD BUKHARI MUSLIM. Pihak travel agent dan imigrasi sudah sangat mengerti ini, jadi jangan kawatir.
  • Apabila travel agent tidak mengurusi pembuatan paspor maka pastikan pembuatan paspor anda tidak melalui calo. Pada bulan Oktober 2012 tarif resmi pembuatan paspor adalah Rp. 255.000. Dalam 4 hari kerja setelah anda diambil foto paspor maka paspor sudah bisa diterima. Ini sudah standar di kantor imigrasi.
  • Syarat pembuatan paspor tidak sulit, hanya KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran/Ijazah. Aslinya diperlihatkan saat pendaftaran.
  • Pelajari dan kuasai manasik umrah. Bila travel agent tidak menyediakan, belajar di tempat lain.
  • Pelajari bahasa percakapan sederhana dalam bahasa Arab. Di Makkah dan Madinah kebanyakan petugas tidak menguasai bahas Inggris. Namun ada banyak petugas kebersihan dan pekerja konstruksi perluasan Masjidil Haram yang berasal dari Indonesia. Jadi bisa tanya-tanya informasi sama mereka.
  • Pantau perkiraan cuaca di tanah suci. Ini menyangkut persiapan pakaian dan obat-obatan yang akan dibawa. Prakiraan cuaca ini bisa dipantau di accuweather.com. Situs ini punya reputasi yang baik dalam akurasi dan juga prakiraannya bisa sebulan ke depan.
  • Bawa pakaian seperlunya saja. Pakaian ihram dan tas biasanya sudah disediakan travel agent. Tinggal persiapkan pakaian sehari-hari saja. Di sana juga banyak menjual pakaian dan sandal karet dengan harga relatif murah. 
  • Bawa obat-obatan pribadi baik obat penyakit khusus (darah tinggi, diabetes dll) maupun umum seperti painkiller, obat diare dll. Perlu diperhatikan bahwa cairan di atas 100 ml dilarang dibawa ke dalam pesawat. Jadi minyak kayu putih dan semisalnya bawa dalam kemasan kecil kurang dari 100 ml.
  • Jangan membawa gunting dan benda tajam  di dalam tas bagasi kabin, masukkan di bagasi/luggage saja karena apabila tidak maka akan disita sekuriti bandara.
  • Ketahui dengan jelas setidaknya gambaran kasar itenerary/jadual perjalanan. Apabila anda dari Jeddah langsung ke Makkah (langsung umrah), berarti miqat di Jeddah. Ini mengharuskan pakaian ihram dibawa di tas bagasi kabin karena mandi sunnah umrah, berganti pakaian ihram dan shalat sunnah umrah di bandara King Abdul Aziz Jeddah. Apabila ternyata dari Jeddah tujuannya adalah Madinah, maka pakaian ihram bisa dimasukkan di bagasi saja. Biasanya hal ini akan dijelaskan travel agent/pembimbing.
Di Saudi Secara Umum
  • Bawa uang cash secukupnya saja. Penukaran uang di Saudi banyak sekali dan nilai tukar SR/Saudi Riyal relatif lebih murah daripada di Indonesia. SR1 berkisar Rp.2.500-2.700. Uang tabungan anda bisa ditarik dengan ATM bank sana dengan charge rata-rata SR10 per penarikan. So be wise.
  • Untuk komunikasi selular pakai simcard operator sana saja. tarifnya jauh lebih murah dan kita tidak terkenan biaya roaming internasional. Rata-rata tarif menelepon ke Indonesia  SR0,5/menit. Bisa pakai STC, Mobily, Zain dll. Tarif BB rata-rata SR30/minggu.
  • Ada baiknya membawa jack adaptor berkaki tiga, karena di hotel banyak memakai colokan berkaki 3. Boleh juga ditambahkan fitting kombinasi kalau anda membawa beberapa gadget agar bisa charging batere secara bersamaan. Kalo punya powerbank, bawa!
  • Bagi yang membawa bayi atau balita, diapers dan susu formula kebanyakan dijual di apotek/farmasi. Sebaiknya bawa dari tanah air, takutnya gak cocok. Diapers jenis pants/celana juga sulit didapatkan di sana, kebanyakan menjual jenis biasa/non-pants. Kurang praktis untuk balita yang traveling karena harus dibaringkan dalam pemasangannya.
  • Apabila memang memerlukan kursi roda, hubungi travel agent agar menyediakannya. Mereka dapat menyediakan kursi roda di sana lengkap dengan petugas pendorongnya. Biasanya dikenakan biaya tambahan untuk ini.
Di Makkah:


  • Bila membawa balita sebaiknya memakai kursi roda. Ini akan sangat membantu dalam pelaksanaan thawaf dan sa'i. Saya sudah mencoba tanpa kursi roda, ternyata sangat melelahkan untuk menggendong anak saat thawaf dan sa'i. Kursi roda bisa dipinjam secara gratis di Masjidil Haram. Letaknya di belakang masjid, tak jauh dari Mas'a/tempat sa'i. Tanyakan aja sama petugas di sana.
  • Kursi roda ini bisa dibawa balik ke hotel buat dipakai lagi. Tapi jangan lupa balikin barang inventaris masjid itu ya. Hehehe..
  • Baby stroller/kerete bayi tidak boleh dibawa masuk ke dalam masjid. Ada tempat penitipannya di dekat Pintu 1 (Gate King Abdul Aziz/Bab Malik Abdul Aziz).
  • Bawa kantong plastik atau tas tenteng bila ke masjid buat sandal/sepatu. Di Masjidil Haram memang disediakan kantong plastik, namun seringkali kehabisan juga.
  • Hafalkan nama pintu tempat anda masuk, pastikan keluar lewat pintu yang sama untuk meminimalisasi kemungkinan kesasar. Plang nama tiap pintu warnanya beda-beda, jadi cukup memudahkan.
  • Pihak travel agent tentu sudah menyiapkan itenerary untuk ibadah umrah anda, namun biasanya hanya 2-3 kali mengambil miqat atau tidak setiap hari. Apabila ingin mengambil miqat di luar jadual, maka Tana'im menjadi pilihan yang paling dekat (-+7 km dari Masjidil Haram). Banyak pilihan transportasi buat ke sana. Yang paling nyaman naik taksi sedan, biayanya SR30-SR50 (nego dan malam semakin murah) untuk charter pergi-pulang. Bisa diisi 4-5 orang.
  • Bawa uang seperlunya saja bila ke masjid. Jangan lupa buat sedekah para pengemis di luar masjid dan juga para petugas kebersihan dan penyedia air zamzam. Mereka akan dengan senang hati menerima.
  • Apabila ada barang yang tercecer di sekitar Ka'bah, maka bisa ditanyakan kepada polisi yang khusus mengurusi ini. Meja/pos mereka terletak di Hijir Ismail. Saya pernah tercecer dompet saat mencium Hajar Aswad, alhamdulillah ditemukan di sini.
  • Apabila tidak ingin menggunakan jasa "taxi/ojek" untuk mencium Hajar Aswad, maka jangan pedulikan ajakan orang (baik laki-laki maupun perempuan) yang menyuruh anda mengikuti dia. Setelah berhasil anda akan dimintai "hadiah" setidaknya SR100. Seorang kawan ada yang sampai harus keluar Rp.500.000 (ojek ini banyak orang Indonesia juga dan terima rupiah). Tapi kalo mau bagi-bagi rezeki ya silakan :)
  • Setiap Kamis-Jumat biasanya jamaah sangat padat karena weekend di negara-negara Arab. kalo mau shalat Jumat di dalam masjid, sebaiknya datang sebelum pukul 10.30.
  • Jamaah yang thawaf memang tidak pernah sedikit, namun sepanjang pengalaman saya waktu dhuha dan ba'da zhuhur sedikit lebih "lengang".
  • Bawa botol mineral kosong buat membawa air zamzam ke hotel (kalau mau).
Di Madinah



  • Perbanyak shalawat kepad Nabi SAW dan rendahkan suara selama di sana.
  • Di Masjid Nabawi jamaah perempuan melalui pemeriksaan. Jangan membawa kamera atau handphone berkamera. Kalo mau bawa juga letakkan di dalam tas tenteng di bawah sandal. Isteri saya sukses dengan trikm ini. Tapi gak jaminan sukses terus lho ya. :D 
  • Raudhah sangat padat setelah shalat fardhu berjamaah. Sebaiknya cari waktu di luar itu. Namun jamah perempuan dibatasi sampai jam 12 malam saja.
  • Kalau ingin berdoa di makam Rasulullah SAW sebaiknya jangan mengangkat tangan karena akan ditegur askar dan petugas penjaga.
  • Madinah adalah tempat terbaik untuk membeli kurma. Jangan lupa beli kurma Ajwa/kurma Nabi. 
Silakan dibaca juga tips-tips umrah lain di http://www.tripadvisor.com/ShowTopic-g293993-i4536-k2868507-Tips_for_umrah-Mecca_Makkah_Province.html

Semoga bermanfaat dan Allah ridha. Wassalam.

keyword: umrah, umroh, umra, tips-tips praktis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar